Nama dia hening,,,h-e-n-i-n-g
Cantik,pemalu,,sopan,,selalu menunduk apabila bertutur sapa dengan orang,,
Tahun ini ia genap berumur dua puluh tahun,,,
Hening sibuk selalu mencari2 seakan ada sesuatu dalam diri dia yg hilang,hingga kini dua puluh tahun sudah masa hidupnya,dia tetap mencari2 hal yang dia rasa hilang dr drinya,,
Suatu hal yang tidak pernah ia sentuh,tapi berada di dalam kamarnya
Hening sekarang menjadi seorang ibu,,ibu dari seorang anak perempuan k-i-n-a-n-t-i namanya cantik,lincah,,suaminya yah suaminya seorang pengusaha,sukses,masih setia hingga kini padanya,,,usia perkawinannya dudah memasuki sepuluh tahun..
Takkala ada seseorang masuk ke kamarnya dan tak sengaja memecahkan benda yang ada dalam kamarnya berontak,,menjerit,,,karena semua bayangan akan masa depan ia berada di sana,,,
Sebuah cermin
Sebuah cermin
Tempat hening selalu berjongkok di depanya,,menatap ke dalamnya,,membayangkan masa depannya kemudian membayangkan kinanti sebagai anaknya dan suaminya,,kemudian ia tertawa-tawa bahagia sesudahnya..kemudian menangis,,
Cermin itu patah,,hening kini meratapi pecahan-pecahan kaca cermin tersebut..tempat masa depannya berada..tertawa dan jatuh,,
Hening adalah seorang pasien di rumah sakit jiwa,,menderita skizofrenia parah,tidak mau hidup dalam realitanya,,,selalu mencari-cari sebuah alas an mengapa hidupnya seperti ini..berjongkok dan berdiam di depan cermin,merupakan hal yang memberinya suatu kesenangan,yah membuat pola hidupnya sendiri,,apabila ia membayangkan hidupnya yang ia buat sesuai polanya tidak sesuai dan terlalu menyakitkan,,ia berteriak-teriak
Cermin itu sekarang retak..
(buat temen gw yg sering nongkrong depan cermin di kamarnya,hehehe,ati2..kidding)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar